Menilik Rumah Tumbuh Sebagai Solusi Hunian Millenial

0

Memiliki hunian tentu menjadi impian setiap orang tidak terkecuali para generasi millenial. Namun seringkali banyak orang menyangsikan apakah generasi millenial mampu memiliki hunian yang layak atau tidak? Banyak orang beranggapan bahwa generasi millenial akan sulit membeli hunian millenial sebab harga hunian melonjak naik dalam periode waktu yang cepat.

Hal ini membuat para anak muda harus menyusun rencana serta strategi matang-matang untuk mewujudkan mimpi memiliki hunian yang mereka inginkan. Meskipun pemerintah telah meringankan beban para pencari rumah dengan menyediakan sistem KPR untuk rumah di perumahan, namun bagi kaum milenial yang mendambakan membangun rumah sendiri di luar perumahan, KPR tidak bisa berlaku untuk mereka.

Lalu, solusi untuk kaum milenial yang ingin membangun rumah sendiri bagaimana? Tidakkah dana dan tabungan mereka seringkali masih belum cukup untuk membangun rumah dengan sempurna? Satu-satunya strategi yang bisa dilakukan adalah membangun rumah tumbuh.

Membangun Rumah Tumbuh Secara Bertahap

Sejatinya, dalam proses pembangunan rumah tidak harus serta merta sempurna. Konsep rumah tumbuh dipakai sebagian orang terutama kaum muda yang baru saja menikah untuk membuat hunian millenial. Konsep ini dilakukan bertahap, disesuaikan dengan dana yang ada.

Dalam pembuatan rumah tumbuh, kamu sebagai pemilik rumah harus benar-benar merencanakannya dengan matang karena konsep rumah tumbuh ini berkelanjutan. Bagaimana rumah terbentuk pada akhirnya itu tergantung dari konsep awal perencanaan.

Mengutamakan Ruangan Utama dalam Rumah

Ruang pokok seperti ruang tamu, kamar utama, kamar mandi, dan dapur dibangun terlebih dahulu sesuai dengan dana yang dimiliki. Ruang-ruang yang diutamakan tersebut adalah ruang-ruang yang sekiranya menunjang aktivitas sehari-hari. Jika kamu seorang anak muda yang baru saja atau akan menikah, tentu belum memiliki anak sehingga kamar anak bisa kamu bangun setelah dana selanjutnya terkumpul kembali.

Tanah yang belum terbangun lebih baik dimanfaatkan dengan ditanami rumput sambil mengumpulkan dana. Sebelum membuat rumah tumbuh, pastikan rencana struktur bangunan diperhatikan dengan baik.

Jika dana selanjutnya sudah terkumpul, maka ruang-ruang selanjutnya bisa mulai dibangun. Apabila konsep rumah tumbuh ini bisa dijalankan dengan baik, maka kamu bisa memiliki rumah tanpa memikirkan banyak beban karena harus berhutang di banyak tempat. Terutama jika kamu termasuk kaum milenial yang belum memiliki tabungan mapan.

Demikian solusi agar kaum milenial bisa memiliki hunian yang diimpikan. Rumah tumbuh menjadi solusi terbaik untuk kamu yang menginginkan hunian millenial.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy