Apa yang Mungkin Terjadi kalau Piston Mobil Rusak?

0

Jika sebuah mobil harus melaju sejauh 1500 km, maka mobil tersebut juga perlu perawatan dan maintenance untuk porsi 1500 km bukan malah kurang. Apabila kita menyetir atau mengendarai sebuah mobil namun kita tidak mau ganti oli maka resikonya piston mobil rusak atau aus, namun sebenarnya apa yang mungkin terjadi apabila piston mobil kita rusak?

Horsepower menjadi Tenaga Kuda Lumping

Tenaga kuda ataupun horsepower tentu sudah dimiliki setiap mobil dan bervariasi antara 100 hingga 1000, namun pernahkah Anda mendengar tenaga kuda lumping? Ya, tenaga kuda lumping merupakan tenaga manusia ataupun bisa dibilang mobil kita mogok. Itulah salah satu risiko paling mungkin jika piston mobil kita sudah keropos atau berlubang.

Jika ini sudah sampai mogok tentu saja sudah tiada jalan selain menggantinya dengan piston yang baru, itulah kenapa kita perlu sangat memperhatikan kesehatan mesin mobil kita. Sebuah mobil yang sehat mestinya pasti punya tenaga yang melimpah jika sesuai beban kerjanya. Namun mau piston baru sekalipun apabila beban yang diberikan terlalu besar hasilnya sama saja.

Kita tetap harus mengerti berapa kapasitas mesin mobil kita, bukan malah asal saja memberikan beban pada mobil tanpa tahu kapasitas maksimalnya. Jika beban berlebihan diberikan, mobil kita justru akan lebih mudah rusak.

Smoked Knalpot

Inilah alasan yang perlu kita garis bawahi dalam melakukan maintenance pada mesin kita yakni melihat piston kita. Piston yang berlubang akan membuat knalpot kita mengeluarkan asap yang sangat banyak dan bau terbakar, hal itu dikarenakan bocornya piston kita membuat oli masuk ke dalam pusat pembakaran dan membuatnya terbakar lantas menjadi asap yang pekat.

Tidak hanya itu sebenarnya ada beberapa hal lagi yang masih bisa terjadi apabila kita lupa untuk mengganti oli ataupun melakukan perawatan terhadap mesin kita. Minimal kita harus dapat melakukan cek kesehatan mesin kita, apa saja itu? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu rutun kita cek dari mobil:

1. Cek Radiator

Radiator merupakan bagian vital dalam proses pendingin mesin. Jangan sampai kita sendiri tidak tahu cara melakukan cek radiator, sebab posisi radiator adalah menjaga mesin dari overheat yang mungkin akan sangat mengganggu performa mesin tersebut.

2. Cek Oli Rem

Oli rem sudah barang tentu merupakan hal yang wajib kita cek secara rutin. Selain itu, oli rem punya peran untuk mengontrol beberapa kuatnya tingkat pengereman kita. Oli rem juga merupakan hidrolik yang apabila bocor akan membuat rem kita tidak berfungsi. Jadi, Anda sudah tahu kan Mengapa kita perlu melakukan cek oli rem?

3. Cek Oli Mesin

Sahabat karib dari sebuah oli rem adalah oli mesin. Meski pengeremannya bagus dan juga akurat tapi jika mesinnya tidak bergerak lantas apa yang mau direm? Oli mesin merupakan bahan yang paling vital dalam penjagaan performa mesin sebab di sanalah mesin kita tetap terlumasi terjaga dari pembakaran yang berlebihan dan juga gesekan.

Jadi, itulah yang mungkin dapat kita lakukan untuk menjaga mesin kita agar tetap bisa di-maintenance dengan baik. Pergantian oli mesin secara rutin dan juga tidak memberikan beban yang terlalu berat kepada mobil kita, itu akan menghindarkan kita dari piston mobil rusak ataupun keropos sebelum waktunya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy